
Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat sub rayon telah selesai digelar. Lomba FTBI ini digagas oleh MGMP Bahasa Jawa dari sekolah negeri maupun sekolah swasta. Setiap sub rayon mengambil 3 juara terbaik yang akan mewakili pada lomba FTBI tingkat kabupaten. Adapun cabang lomba yang diadakan pada tingkat sub rayon mengacu pada surat edaran resmi dari dinas pendidikan kabupaten Banyumas, yaitu lomba Nulis lan Maca Aksara Jawa, lomba Ndongeng, lomba nulis Cerkak, lomba Sesorah, lomba Macapat, lomba Geguritan dan lomba Ndagel Ijen.
Pada tingkat sub rayon, khususnya di sub rayon 7 yang meliputi SMP negeri maupun swasta di lingkup Kecamatan Sumbang, Kembaran, Sokaraja, dan Kalibagor telah selesai dilaksanakan seleksi Festival Tunas Bahasa Ibu. FTBI ini digelar meriah di SMP Negeri 3 Sumbang pada tanggal 9 September 2025. Acara tersebut dibuka oleh ketua MGMP Bahasa Jawa tingkat Sub Rayon 7, Bapak Agus Setiadi., M.Pd selaku pembina MGMP Bahasa Jawa Kabupaten Banyumas.

Dalam acara FTBI tersebut, SMP Negeri 4 Sumbang yang dipimpin oleh Ibu Emi Farida., S.Pd., M.Pd mengirimkan 6 siswa dalam ajang lomba tersebut. Naveza Ainun mewakili cabang lomba Nulis lan Maca Aksara Jawa, Geraldrich dan Hartati mewakili cabang lomba Geguritan, Hana Nur’aeni mewakili cabang lomba Sesorah serta Ikmalul Izzi dan Tri Nur Afika mewakili cabang lomba Ndagel Ijen. Sebelum tampil, keenam siswa – siswi ini telah dilatih oleh pembina lomba ibu Yuyun Santiratna., S.Pd selalu guru bahasa Jawa di SMP Negeri 4 Sumbang. 3 piala berhasil dibawa pulang oleh tim siswa FTBI SMP Negeri 4 Sumbang. Hartati, Naveza Ainun dan Tri Nur Afika masing – masing berhasil meraih juara 2. Mereka akan mewakili sub rayon 7 dalam ajang FTBI di tingkat Kabupaten Banyumas yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 dan 18 September 2025.
FTBI tidak sekedar ajang lomba biasa bagi para siswa – siswi . Akan tetapi, FTBI yang rutin diselenggarakan setiap tahun menjadi salah satu wadah untuk memperkuat identitas budaya Jawa Tengah, khususnya budaya ngapak khas Banyumas di era globalisasi saat ini.





Sangat menginspirasi
mantap