Reinterpretasi Hindia Molek: 50 Pelukis Banyumas Akan Gelar Pameran “NEO MOOI INDIE”

PURWOKERTO. Ikatan Pelukis Banyumas (IPB) bersiap menggelar pameran lukisan bertajuk “NEO MOOI INDIE” di Hetero Space Purwokerto, Jalan Jend. Gatot Subroto No. 75. Pameran yang melibatkan 50 perupa Banyumas ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai Jumat hingga Rabu, 9–14 Oktober 2026.

Acara pembukaan secara resmi akan dilaksanakan pada Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 14.00 WIB, yang rencananya akan dibuka oleh bupati Banyumas.

Istilah Mooi Indie (Hindia Molek/Hindia Jelita) secara historis merujuk pada gaya lukisan pemandangan alam Nusantara pada masa kolonial Belanda, dengan objek populer seperti gunung, sawah, hutan, sungai, hingga aktivitas pedesaan seperti angon dan tandur.

Namun, melalui ajang pameran kali ini, istilah kuno tersebut dihadirkan kembali dengan napas baru lewat penyematan kata “Neo”.

Seksi Publikasi IPB, Listyo Widodo yang biasa dipanggil Mas Lis, menjelaskan bahwa “Neo” dalam pameran ini merupakan bentuk pembaruan gagasan serta reinterpretasi dari masing-masing seniman.

“Jika dulu Mooi Indie memiliki standar visual yang cenderung seragam, maka Neo di sini adalah pembaruan yang dikembalikan pada masing-masing dari kita—50 pelukis yang terlibat. Setiap perupa memiliki versi dan pendekatannya sendiri, baik dari segi keterampilan teknis (hard skill) maupun kepekaan rasa dan konsep (soft skill),” ujar Listyo.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pelukis Banyumas (IPB), Zen Ahmad, mengungkapkan harapannya agar pameran ini mampu memberi dampak positif, baik secara internal bagi para seniman maupun eksternal bagi publik luas.

“Dari sisi eksternal, kami berharap masyarakat bisa lebih mencintai budaya lokal, termasuk seni lukis klasik khas Banyumas. Sedangkan dari sisi internal, pameran ‘Neo Mooi Indie’ ini menjadi ruang eksplorasi bagi para pelukis untuk mengkreasikan gaya-gaya lukisan terbaru tanpa kehilangan karakter dan kepribadian khas Banyumas,” terang Zen Ahmad.

Selain memajang puluhan karya seni rupa, pameran ini juga akan diramaikan dengan serangkaian agenda pendukung, di antaranya program bursa lukisan serta workshop melukis bagi masyarakat umum.

Berikut daftar nama 50 pelukis Banyumas yang terlibat dalam pameran “NEO MOOI INDIE”:

A’at Putra Petir, Achir Adhi Art, Ahmad Lukito, Alip Art, Amran Rustilo, Annie Sofyan, Ari Nugroho, Astuti Gonel, Biola Hitam, Cipto Pratomo, Danangworo, Darminto, Dien Yodha, Diyan Mochil, Ghufron Najib, Hadi Yans Art, Harwanti, Ichal Key, Iman Nurtjahjo, Irwanto Adi, Jony Jonte, Khuseri GS, Kuat Casmoro, Listyo Widodo, Mudjiono Neo, Muhammad Tamami, Muhammad Widodo, Musliman, Parsito Poerwoko, Pupung Pursita, Risna Utami, Sedjatiningsih, Setyo Kusnanto, Sinung Rubianto, Solikhin, Subur Purnomo, Supriyadi, Suwaryono, Tato Kastareja, Titut Edi Purwanto, Tomas Sudoro, Tugas Prasetyo, Tutur Budiharto, Wahyono, Yhani Nuri, Yuli Rinawati, Yuli Wijowati, Zaenal Abidin, Zen Ahmad.

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Tim Redaksi

Kalau ada typo, itu bukan salah kami—itu ujian kesabaran pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *