Percepat Transformasi Digital, PDM Banyumas Bimtek E-KTAM untuk Cabang dan Ranting di SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang

AJIBARANG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas secara resmi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi SIM SatuMu dan pemberlakuan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik (E-KTAM), Sabtu (24/01/2026). Bertempat di Aula SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang, kegiatan ini menjadi langkah krusial dalam memodernisasi tata kelola organisasi di tingkat akar rumput.

Acara ini menghadirkan dua pemateri utama dari Kantor PDM Banyumas, yakni Habib Amrillah (Kepala Kantor PDM) dan M. Zaki Zaenurrahman. Sebanyak 60 peserta yang merupakan utusan verifikator dan agen dari empat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) meliputi PCM Ajibarang, PCM Pekuncen, PCM Gumelar, dan PCM Pandansari, beserta jajaran Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) terkait hadir dengan antusias.

E-KTAM: Cepat, Efisien, dan Terintegrasi

Dalam pemaparannya, Habib Amrillah menekankan bahwa keunggulan utama E-KTAM adalah kecepatan. Sistem digital ini memungkinkan setiap anggota Muhammadiyah untuk mengurus identitas keanggotaannya secara mandiri dengan proses yang jauh lebih ringkas dibandingkan sistem manual sebelumnya.

“Target jangka pendek dan menengah kita adalah memastikan seluruh agen dan verifikator di tingkat Ranting maupun Cabang sudah terverifikasi sepenuhnya. Ini adalah fondasi bagi ekosistem digital kita,” ujar Habib.

Tujuan utama dari migrasi ke E-KTAM ini bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan untuk memperkuat tata kelola organisasi, memudahkan koordinasi iuran anggota, serta menyediakan layanan identitas resmi yang terintegrasi untuk berbagai manfaat bagi warga persyarikatan.

Langkah Awal: Pembuatan Muhammadiyah ID

Dalam sesi teknis yang dipandu oleh Habib Amrillah dan M. Zaki Zaenurrahman, para agen dan verifikator langsung melakukan praktik simulasi. Langkah awal yang wajib dilakukan adalah pembuatan Muhammadiyah ID bagi setiap petugas. Identitas digital ini menjadi pintu masuk utama untuk mengoperasikan platform SatuMu secara menyeluruh.

Respons positif datang dari para peserta, salah satunya Tofiqqurrohman, verifikator dari PCM Pekuncen. Ia menyatakan bahwa pelatihan ini akan segera ditindaklanjuti secara nyata di wilayahnya.

“Dalam jangka waktu dekat, kami akan melakukan follow up serentak ke seluruh Ranting di bawah koordinasi PCM Pekuncen. Fokus awal kami adalah melakukan migrasi data KTAM bagi seluruh jajaran pimpinan dan pengurus, sebelum nantinya kami sisir secara menyeluruh ke semua anggota di tingkat Ranting,” tegas Tofiq.

Dengan suksesnya bimtek ini, PDM Banyumas berharap pendataan warga Muhammadiyah menjadi lebih akurat, transparan, dan mampu mendukung transformasi layanan digital persyarikatan secara nasional.

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Tim Redaksi

Kalau ada typo, itu bukan salah kami—itu ujian kesabaran pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *