
Pada moment opening Bisik Serayu Festival 2025 (BSF) Sabtu sore 23 Agustus 2025 saat Maestro Rianto melakukan ruwat sungai Serayu di atas gethek, pelukis Nasirun melakukan live painting. Tidak hanya Nasirun yang mengisi kain putih sepanjang 50 meter, tetapi Ia juga penggunjung BSF 2025.
Penggunjung yang datang dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Ada seniman tari, sastrawan, hingga para perupa. Dan di antara penggunjung itu adalah Zen Ahmad, Ketua Ikatan Pelukis Banyumas (IPB).
Saat kami temui, Zen Ahmad turut serta mengisi kain putih sepanjang 50 meter. Ia mengatakan bahwa ingin merespon baik dari festival ini. Apalagi maestro lukis Nasirun datang. Ia ingin memberikan penghormatan juga. Dengan tinta cair yang masih di tangan, kami bertanya apa yang Ia harapkan dari festival ini.
Zen Ahmad berharap penonton mendapatkan suguhan pertunjukan yang menghibur. Selain itu juga mengenal tarian dari daerah lain selain Banyumas. Harapan lain adalah, sepulang dari Bisik Serayu Festival ini, penggunjung pulang dengan membawa oleh-oleh. Bisa berbentuk cerita, pengalaman yang menginspirasi dan membeli produk yang di bazar. Bisik Serayu Festival 2025 berlangsung dari tanggal 23-24 Agustus 2025 di Rianto Dance Studio Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas.




