Kala Duo Lazis di Banyumas Kompak Edukasi Masyarakat di Selaras 2026

Gelaran SELARAS (Semarak Festival Ekonomi Syariah Eks Karesidenan Banyumas) dan Festival Literasi telah sukses dilaksanakan. Pagelaran 4 Kabupaten Eks Karesidenan Banyumas itu diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto. Digelar tanggal 4-6 September 2026 di area parkir kolam retensi Purwokerto.

Selain ada perlombaan, seminar dan bazar Dekranasda, kuliner hingga buku, ada juga tenan edukasi dari Halal Corner dari UMP, Unsoed dan UIN Saizu Purwokerto. Turut masuk dalam jajaran tenan edukasi adalah lembaga filantropi dari dua organisasi besar di Indonesia. Mereka adalah LazisMu dan LazisNU Kabupaten Banyumas.

Dua lembaga filantropi itu berada dalam satu booth tenda berbagi ruang. Masing-masing menghias booth dengan portofolio yang telah dilakukan. Mereka tidak saling bersaing, namun saling mengisi.

LazisMu dengan warna oranye yang menyala penuh semangat dan LazisNU yang hijau-hijau segar. Mereka memberikan edukasi kepada para pengunjung festival yang penasaran. Ada pengunjung yang sekadar tanya-tanya, ada yang infak dengan QRIS, hingga yang mampir cuma nyicip melon gratis.

Si Oranye LazisMu Banyumas: dari Rendang Kaleng Hingga Nyicip Melon

Di booth LazisMu, kita bisa melihat deretan rendang dalam bentuk kaleng tertata di rak. Itu adalah inovasi layanan ibadah kurban LazisMu. Rendang kalengan itu adalah inovasi solutif bagi penerima daging kurban yang mager. Tinggal dipanaskan, lalu dinikmati. Solusi juga untuk pendistribusian luar daerah dan luar pulau. Bagi yang berkurban, juga mendapat rendangnya. Bagi yang ingin berkurban namun tidak punya teman untuk diajak nyate, kurban RendangMu solusinya. Hubungi saja LazisMu Banyumas di sini.

Di bagian bawah, ada deretan melon segar. Melon varietas golden aroma itu adalah hasil petani binaan LazisMu. Bagi yang berminat bermitra usaha, mungkin LazisMu ada solusinya. Melonnya segar dan manis. Dan pengunjung yang datang cuma tanya-tanya dan mencicipi melon itu, adalah saya. Untung saja Mas Marshal yang waktu itu bertugas, dengan sabar menjawab banyak pertanyaan dari saya.

Si Hijau LazisNU Banyumas: dari Koin Hingga Beasiswa Pendidikan

Geser ke samping bisa kita lihat mbak-mbak dan mas-mas berbaju hijau dari LazisNU Banyumas. Kala itu saya bertemu dengan Mbak Ega dan Mas Ridho. Mereka telaten menjawab pertanyaan dari pengunjung tentang layanan dari LazisNU Banyumas. Mereka bercerita jika koin dalam kencreng berbahan kaleng merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan infak warganya.

LazisNU Banyumas punya program unggulan yaitu beasiswa pendidikan. Beasiswa itu untuk santri dan siswa sekolah. Pengunjung bisa langsung infak pendidikan melalui QRIS dengan nominal berapa pun. Silakan yang mau berinfak bisa hubungi LazisNU Banyumas.

Apa hubungan Bank Indonesia dan Dua Lembaga Filantropi ini?

Ternyata, Indonesia melalui Bank Indonesia bertekad menjadi pusat ekonomi syariah (Eksyar) dunia pada 2029. Inisiasi ini akhirnya menggandeng lembaga dari berbagai macam sektor. Dari perbankan syariah, lembaga masyarakat ekonomi syariah, pesantren hingga lembaga ZISWAF. Termasuk LazisMu dan LazisNU yang ada di Banyumas.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto yang mencakup Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga dan Cilacap ini tidak hanya mengatur kestabilan rupiah. Bank Indonesia juga turut serta menciptakan ekosistem perekonomian yang berkeadilan. Di mana penduduk Indonesia yang mayoritas muslim, sangat cocok jika Bank Indonesia memiliki target menjadi pusat ekonomi syariah dunia tahun 2029. Tinggal bagaimana merawat sinergitas antarlembaga berbasis syariah yang sudah ada, dan terus memberikan edukasi serta literasi kepada masyarakat.

Dengan kekompakan antara Bank Indonesia dan berbagai lembaga syariah di Indonesia, ekosistem ekonomi syariah bisa terwujud secara signifikan. Sebagai langkah untuk mewujudkan ekonomi yang berkeadilan serta ekosistem saling tolong-menolong (ta’awun) kepada sesama.

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Fikri Kuncen

Editor in Chief bilfest.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *