Bawa Kisah Penuh Makna, Teater Proses Segera Gelar Pentas Produksi Ke-19 “Rara Ayu”

PURWOKERTO, temenan.bilfest.id – Kabar gembira bagi para pencinta seni pertunjukan di Purwokerto dan sekitarnya. Kelompok teater kampus Universitas Wijayakusuma (Unwiku), Teater Proses, kembali menyapa publik lewat karya terbaru mereka. Dengan bangga, mereka akan menyelenggarakan Pentas Produksi Ke-19 yang mengangkat judul Rara Ayu”.

Pementasan yang sudah dinanti-nanti ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, bertempat di Studio Teater Proses Unwiku.

Melalui produksi kali ini, Teater Proses membawa sebuah pesan mendalam yang tersirat dalam kutipan pementasan mereka: “Asap rokok menggambarkan kepergian, bara rokok menggambarkan pengorbanan, dan abunya menggambarkan bahwa semua yang terbakar akan selesai begitu saja.” Metafora kuat ini menjanjikan sebuah pertunjukan yang emosional dan penuh dengan perenungan bagi para penonton yang hadir.

Untuk memfasilitasi antusiasme penonton, pihak panitia membagi pementasan menjadi dua sesi pertunjukan, yaitu:

  • Sesi 1: Pukul 15.00 WIB
  • Sesi 2: Pukul 19.00 WIB

Informasi Tiket dan Pemesanan

Bagi Anda yang tidak ingin ketinggalan menyaksikan keseruan “Rara Ayu”, tiket sudah mulai dapat dipesan dengan harga yang sangat terjangkau. Panitia menyediakan dua pilihan kategori tiket:

  • Tiket Presale: Rp 18.000 (Kuota Terbatas!)
  • Tiket OTS (On The Spot): Rp 20.000

Proses pembayaran pun dibuat sangat mudah dan fleksibel. Penonton bisa melakukan pembayaran melalui QRIS atau transfer via Gopay ke nomor 0856-0041-4780 (a.n. Septian Chusnul R.).

Untuk pemesanan tiket dan informasi lebih lanjut mengenai acara ini, Anda dapat langsung menghubungi nomor kontak admin di 0851-9608-6991. Informasi terkini seputar persiapan pementasan juga dapat dipantau langsung melalui akun Instagram resmi mereka di @teaterprosesunwiku.

Mari menjadi saksi dari dedikasi dan kreativitas para seniman muda kampus ini. Sesuai dengan slogan yang selalu mereka gaungkan: “Berproses dengan Hati, Berkarya sampai Mati”.

Sampai jumpa di panggung pementasan!

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Redaksi Temenan

Kalau ada typo, itu bukan salah kami—itu seni. Kalau ada yang tersinggung, anggap aja efek samping membaca kebenaran dengan bumbu cabe rawit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *