Seniman Lengger Rianto Diundang ke Jenewa untuk Residensi Riset Motion Capture

Banyumas – Kabar membanggakan datang dari dunia seni pertunjukan Indonesia. Seniman tari lengger sekaligus koreografer internasional, Rianto, mendapat undangan resmi untuk mengikuti program Artistic Research & Development (R&D) Residency di Studio 44 MocapLab / Cie Gilles Jobin, Jenewa, Swiss.

Program residensi tersebut akan berlangsung selama 17–27 Juli 2026 dan berfokus pada penelitian artistik berbasis teknologi motion capture. Dalam program ini, Rianto akan berkolaborasi sebagai seniman riset dalam proyek bertajuk Safeguarding Lengger, sebuah upaya untuk melestarikan sekaligus mengembangkan tari lengger melalui teknologi digital.

Selama residensi, gerak tubuh Rianto—terutama gestur tangan yang menjadi ciri khas tari lengger—akan direkam menggunakan teknologi motion capture. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membuka kemungkinan baru dalam menghadirkan seni tradisi ke dalam ruang digital, tanpa menghilangkan nilai budaya yang melekat di dalamnya.

Direktur Artistik Cie Gilles Jobin, Gilles Jobin, dalam surat undangannya menyatakan bahwa proyek ini bertujuan mendukung pelestarian warisan budaya takbenda melalui riset dan eksperimen artistik. Selain itu, residensi ini juga menjadi ruang bagi Rianto untuk mengembangkan praktik seni kontemporernya serta memperluas pertukaran pengetahuan dengan tim seniman dan peneliti di Jenewa.

Undangan ini kembali menegaskan posisi Rianto sebagai salah satu seniman Indonesia yang konsisten membawa seni tradisi ke panggung dunia. Selama ini, Rianto dikenal melalui eksplorasi tari lengger Banyumasan yang dipadukan dengan pendekatan seni pertunjukan kontemporer, sehingga karyanya mendapat apresiasi di berbagai negara.

Keikutsertaan Rianto dalam residensi di Jenewa diharapkan tidak hanya memperkuat eksistensi seni lengger di tingkat internasional, tetapi juga membuka peluang baru bagi pemanfaatan teknologi dalam mendokumentasikan, melestarikan, dan mentransmisikan warisan budaya Indonesia kepada generasi mendatang.

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Redaksi Temenan

Kalau ada typo, itu bukan salah kami—itu seni. Kalau ada yang tersinggung, anggap aja efek samping membaca kebenaran dengan bumbu cabe rawit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *