Menjelajahi Pola Asuh dan Kemerdekaan Anak dalam Juguran Syafaat x Hetero Fest 2026

PURWOKERTO — Majelis ilmu Juguran Syafaat edisi 162 berkolaborasi dengan Hetero Fest 2026 menggelar diskusi bertajuk “Benih Otonom” di Ruang Rembug, Hetero Space Banyumas, Purwokerto, Sabtu (3/10/2026). Diskusi ini menghadirkan pembicara budayawan Titut Edi Purwanto serta praktisi pendidikan Muhamad Kholik untuk membedah konsep pola asuh yang membebaskan anak namun tetap menuntunnya kembali pada kehendak Sang Pencipta.

Dalam sesi pemaparan, budayawan Titut Edi Purwanto menekankan pentingnya landasan kasih sayang dalam keluarga. “Cinta adalah aliran suci yang wajib dirawat,” ujarnya memberi penekanan pada fondasi emosional dalam pengasuhan.

Sementara itu, praktisi pendidikan Muhamad Kholik menyoroti pentingnya pendidikan berbasis kelembutan tanpa mengabaikan ketegasan dan proses sosialisasi anak. Menurutnya, mendidik anak dengan kelembutan dan cinta tidak lantas membuat anak menjadi sosok yang lembek. Ia menambahkan bahwa pada masa mumayiz, anak hendaknya mulai dilatih dan diajak untuk belajar bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

Perspektif lain mengenai kehidupan berkeluarga juga disampaikan oleh Kus (Mas Kus). Ia menyampaikan pandangannya bahwa pernikahan merupakan wujud nyata manusia sebagai makhluk sosial. Menurut pandangannya, sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, manusia cenderung didominasi oleh sifat egoistik.

Diskusi ini mendapat respons positif dan memantik ketertarikan dari para peserta yang hadir. Saeful Huda, salah seorang peserta majelis, mengungkapkan alasannya mengikuti kegiatan ini.

“Pertama, karena rutinan. Kedua, karena temanya menarik buat saya sebagai pendidik, walaupun belum punya anak sendiri. Pasalnya, saya kurang ilmu terkait kemerdekaan anak itu yang seperti apa dan bagaimana,” tutur Saeful usai acara.

Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pemateri dan jemaah yang hadir, menguatkan ruang silaturahmi sekaligus wadah belajar bersama mengenai pola pengasuhan anak di era modern.

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Tim Redaksi

Kalau ada typo, itu bukan salah kami—itu ujian kesabaran pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *