Dosen Unsoed hadiri Forum Lingkungan Internasional di Seoul Korea Selatan

SEOUL — Perwakilan SILVA Institute, Alfian Ihsan, menghadiri forum internasional yang diselenggarakan oleh LSM Interreligion and Climate Ecology (ICE) Network di Seoul, Korea Selatan, pada Jumat (18/9/2026). Forum ini menghimpun para perwakilan masyarakat sipil dari berbagai negara, termasuk Thailand, Kamboja, Nepal, dan Korea Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, para delegasi menyoroti sejumlah isu krusial global, seperti dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap lingkungan, ketergantungan pada bahan bakar fosil, ancaman industri ekstraktif, hingga monopoli sumber daya bersama (commons) seperti air dan pangan.

Pada sesi pemaparan, Alfian membagikan pengalaman SILVA Institute dalam memfasilitasi riset advokasi berbasis komunitas di Desa Darmakradenan. Ia menekankan pentingnya pengumpulan data yang berakar dari keluhan riil warga, seperti penurunan kualitas dan kuantitas air bersih.

Melalui pendekatan non-litigasi, SILVA memosisikan warga lokal sebagai subjek aktif. Warga diajak terlibat penuh mulai dari pemetaan masalah, penyusunan strategi, hingga menjadi garda terdepan dalam menyuarakan keresahan mereka. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari demistifikasi birokrasi, agar masyarakat di tingkat tapak memahami sistem regulasi dan memiliki keberanian menghadapi birokrasi yang rumit serta rentan korupsi.

Alfian juga menggarisbawahi bahwa tantangan utama dari gerakan komunitas adalah menjaga keberlanjutan dan memperluas jejaring. “Advokasi berbasis warga membutuhkan nafas panjang. Perluasan jejaring lintas negara seperti yang kita bangun di forum ICE Network ini sangat krusial agar gerakan lokal tetap relevan, solid, dan memberikan dampak yang nyata,” ujar Alfian.***

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Tim Redaksi

Kalau ada typo, itu bukan salah kami—itu ujian kesabaran pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *