Dompet Dhuafa Jawa Tengah Buka Program Gratis Sekolah Tanggap Bencana 2026

“Bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu, kesiapsiagaan perlu dibangun sejak dini, ujar Khoirun Nizar.

SEMARANG. Bencana alam kerap datang tanpa disapa dan tanpa mengenal waktu maupun tempat. Untuk merespons potensi risiko tersebut, kesiapsiagaan kini tak lagi cukup dijadikan wacana biasa, melainkan harus dianyam menjadi bagian dari budaya keseharian, termasuk di lingkungan sekolah.

Menyadari pentingnya edukasi mitigasi sejak dini, Dompet Dhuafa Jawa Tengah resmi meluncurkan program “Sekolah Tanggap Bencana 2026”. Mengusung tema besar “Siap Sebelum Bencana, Tangguh Saat Menghadapi”, program ini mengajak sekolah-sekolah di Jawa Tengah untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan ruang belajar yang aman dan siap siaga.

Melalui wawancara via telepon, Khoirun Nizar selaku SO Fundraising Dompet Dhuafa Jawa Tengah menegaskan bahwa kesadaran akan potensi bencana perlu ditanamkan secara berkelanjutan.

“Bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu, kesiapsiagaan perlu dibangun sejak dini, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di perusahaan, komunitas, dan berbagai lingkungan masyarakat,” ujar Khoirun Nizar.

Ia menambahkan, melalui Sekolah Tanggap Bencana 2026 ini, Dompet Dhuafa Jawa Tengah ingin mendorong sekolah-sekolah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan praktis, hingga kesiapan menyeluruh dalam merespons berbagai situasi darurat. “Mari bersama membangun lingkungan yang lebih aman dan tangguh, siap sebelum bencana, tangguh saat menghadapi,” tambahnya.

Pelatihan Komprehensif dan Simulasi Nyata

Program yang diselenggarakan secara gratis dengan kuota terbatas ini menghadirkan kurikulum pelatihan yang praktis dan aplikatif. Para siswa serta tenaga pendidik tidak hanya mendapatkan pembekalan teori mengenai edukasi kebencanaan dan pemahaman dasar potensi bahaya, tetapi juga dibekali pelatihan keterampilan dasar seperti pertolongan pertama dan aksi respons cepat saat krisis.

Lebih dari itu, para peserta diajak terjun langsung dalam praktik simulasi keadaan darurat serta evakuasi sekolah yang mencakup skenario nyata, mulai dari penanganan gempa bumi, kebakaran, banjir dan longsor, hingga tindakan aman saat menghadapi ancaman hewan berbahaya.

Jadwal dan Cara Pendaftaran

Bagi sekolah di wilayah Jawa Tengah yang ingin membekali para siswa dan staf pendidiknya dengan keterampilan penyelamatan diri ini, pendaftaran telah dibuka mulai 13 hingga 21 September 2026. Sementara itu, rangkaian pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 28 September hingga 2 Oktober 2026.

Pihak sekolah yang berminat dapat langsung mendaftar melalui tautan s.id/DaftarSekolahTanggapBencana atau mengakses informasi lebih lanjut di laman resmi jateng.dompetdhuafa.org. Calon peserta juga dapat menghubungi narahubung Kak Timur melalui nomor WhatsApp atau telepon di 0895-4151-05710. Jangan lewatkan kesempatan berharga ini untuk menjadikan sekolahmu tempat belajar yang aman, sigap, dan tangguh dalam menghadapi masa depan.

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Tim Redaksi

Kalau ada typo, itu bukan salah kami—itu ujian kesabaran pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *