PURWOKERTO – Atmosfer kreativitas dan semangat literasi kembali menyelimuti Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPS PBSI) UMP secara resmi mengumumkan gelaran akbar tahunan yang paling dinantikan, yakni Pagelaran Karya UMP 2026.
Acara yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri melalui seni, budaya, dan pemikiran kritis ini diprediksi akan menjadi magnet bagi pegiat literasi dan civitas akademika di Jawa Tengah. Mengusung semangat inovasi tanpa batas, Pagelaran Karya tahun ini menjanjikan rangkaian acara yang lebih segar, inspiratif, dan tentunya penuh dengan nilai-nilai edukasi.
Menjelang Kulminasi Sastra: Bedah Buku Bunga Rampai
Salah satu mata acara utama yang menjadi primadona dalam rangkaian Pagelaran Karya UMP 2026 adalah Seminar Pagelaran Karya 2026. Seminar ini mengusung tema yang cukup mendalam dan puitis, yakni “Menjelang Kulminasi Sastra: Bedah Buku Bunga Rampai Mahasiswa UMP”.
Tema ini dipilih bukan tanpa alasan. “Kulminasi Sastra” melambangkan titik tertinggi atau puncak dari proses kreatif yang telah dilalui oleh mahasiswa PBSI UMP selama masa perkuliahan. Melalui buku Bunga Rampai yang akan dibedah, publik akan diajak melihat bagaimana kumpulan pemikiran, puisi, prosa, maupun esai kritis mahasiswa bersatu membentuk sebuah narasi besar tentang realitas sosial dan keindahan bahasa.
Kehadiran Sang Pakar: Endah Kusumaningrum
Seminar ini tidak hanya sekadar diskusi biasa. HMPS PBSI UMP menghadirkan Endah Kusumaningrum sebagai pembicara utama. Beliau dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas dan kedalaman pemahaman dalam dunia literasi serta pendidikan bahasa.
Kehadiran Endah diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi para penulis muda di UMP. Dalam sesi bedah buku nanti, ia akan membedah anatomi karya mahasiswa, memberikan kritik konstruktif, serta memberikan wawasan mengenai bagaimana sebuah karya sastra dapat bertahan di tengah gempuran era digital yang serba instan.

Pelaksanaan Acara
Bagi Anda yang tidak ingin ketinggalan momen bersejarah ini, berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaannya:
- Acara: Seminar Pagelaran Karya 2026 (Bedah Buku Bunga Rampai)
- Hari/Tanggal: Kamis, 14 Mei 2026
- Waktu: 07.00 WIB – Selesai
- Lokasi: Aula Syamsuhadi Lantai 10, Gedung Pusat UMP
Aula Syamsuhadi yang terletak di lantai tertinggi gedung utama UMP dipilih sebagai lokasi acara untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi para peserta. Dengan pemandangan kota Purwokerto dari ketinggian, suasana diskusi diharapkan dapat berlangsung lebih khidmat namun tetap dinamis.
Lebih Dari Sekadar Seminar
Pagelaran Karya UMP 2026 bukan hanya tentang duduk dan mendengarkan seminar. Rangkaian acara ini merupakan bentuk perayaan atas identitas mahasiswa PBSI yang dikenal vokal dan kreatif. Selain seminar bedah buku, pengunjung juga akan disuguhi berbagai eksibisi karya yang menampilkan hasil olah rasa dan karsa mahasiswa selama satu tahun terakhir.
Ketua HMPS PBSI UMP dalam keterangannya menyatakan bahwa acara ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral mahasiswa kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin karya mahasiswa hanya berakhir di tumpukan tugas dosen atau di laci meja saja. Pagelaran Karya adalah panggung di mana suara mahasiswa didengar, dikritisi, dan diapresiasi oleh khalayak umum,” ujarnya.
Pentingnya Budaya Literasi di Lingkungan Kampus
Di tengah tren konten visual singkat di media sosial, inisiatif HMPS PBSI UMP untuk mengadakan bedah buku “Bunga Rampai” adalah langkah berani untuk menghidupkan kembali minat baca dan tulis (literasi) di kalangan generasi Z.
Buku Bunga Rampai karya mahasiswa ini merupakan manifestasi dari ketajaman analisis dan kepekaan rasa. Dengan membukukan karya-karya tersebut, PBSI UMP membuktikan bahwa tradisi menulis masih tegak berdiri sebagai pilar utama intelektualitas di kampus. Seminar ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa non-PBSI untuk belajar bagaimana cara menyusun gagasan ke dalam bentuk tulisan yang sistematis namun tetap memiliki nilai estetika.
Pihak panitia mengajak seluruh mahasiswa UMP dari berbagai fakultas, pelajar SMA/SMK di wilayah Banyumas, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada dunia sastra untuk hadir dan meramaikan acara ini.
Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari narasumber berkompeten, peserta juga memiliki kesempatan untuk berjejaring dengan komunitas pecinta sastra lainnya. Kehadiran audiens dalam acara ini sangat berarti sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan industri kreatif dan literasi lokal.
Pagelaran Karya UMP 2026 adalah bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai produsen karya yang bermakna. Seminar “Menjelang Kulminasi Sastra” pada 14 Mei mendatang akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan literasi di Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Siapkan diri Anda, catat tanggalnya, dan jadilah saksi lahirnya generasi sastrawan baru dari rahim kampus biru. Mari kita rayakan kreativitas, kita bedah pemikiran, dan kita bumikan sastra di Banyumas.




