Menanti Kejujuran Raja Juli Antoni

Tulisan ini tidak mewakili redaksi bilfest.id maupun pandangan BIL Fest. Tulisan ini murni sudut pandang penulis.

Beredar foto Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bermain domino bersama tiga orang lain, diantaranya adalah Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding dan seorang yang bernama Aziz Wellang. Pada November 2024, Aziz Wellang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembalakan liar.

Raja Juli Antoni mengklarifikasi bahwa dia tidak mengenal Aziz Wellang. Namun posisinya sekarang sebagai Menteri Kehutanan dan duduk bersama dalam suasana santai bersama tersangka pembalakan liar sungguh menyayat hati. Sungguh pemandangan yang kontras, tidak patut dan harus dicurigai. Apalagi sambil bermain domino.

Andai Buya Syafi’i Ma’arif masih ada, saya yakin akan kecewa dan marah, melihat tingkah kadernya seperti ini. Apa anda lupa dengan Buya dan nasehatnya? Sayapun kecewa sebagai juniormu (di IRM). Ini bukan perkara sok idealis atau sok suci apalagi karena tidak kebagian –saya menolak untuk masuk PSI di daerah saat anda ke Yogya pada waktu itu (2013).

Ini adalah pelanggaran moral dan etika. Dan sebagai warga negara yang membayar pajak, saya patut curiga, ada persekongkolan apa di balik pertemuan tanggal 1 September 2025 di Posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS)? Aziz Wellang sekarang menjabat sebagai bendahara Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), sedangkan menteri Abdul Kadir Karding adalah sekjennya -orang yang anda temui di posko itu. Bukankan itu menimbulkan konflik kepentingan dan kecurigaan publik?

Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dan DPR sedang tergerus. Malah ditambah dengan beredarnya foto tersebut. Sekali lagi, ini adalah pelanggaran moral dan etika. Dan dalam isi klarifikasimu yang berisi 6 point, tidak ada permintaan maaf sama sekali yang terucap kepada masyarakat. Saya sebagai junirmu khawatir ini kelak berpotensi pelanggaran hukum.  

Andai tidak ada pembahasan apapun, hal itu akan melemahkan tim penegak hukum yang menangani kasus Aziz Wellang, karena merasa tidak didukung oleh pimpinannya. Jika memang tidak ada pembahasan apapun tentang pembalakan liar, dan tidak kenal dengan Aziz Wellang dan kasusnya, lalu apa kerja staff khusus yang anda rekrut, Bung?

Kini saya (publik) menanti kejujuran Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Kejujuran itu dalam bentuk melanjutkan perkara Aziz Wellang meskipun sudah bebas. Dan melanjutkan perjuangan di posisi Menteri Kehutanan dengan menjaga segala integritasnya.

“Mas Ton, dulu Anda tidak seperti itu saat di IRM dan Ma’arif Institute. Saya yakin, Buya menangis melihat ini semua.”

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Fikri Kuncen

Editor in Chief bilfest.id

One thought on “Menanti Kejujuran Raja Juli Antoni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *