
Banyumas bersiap menggelar sebuah acara budaya yang ditunggu-tunggu masyarakat, yaitu Peken Banyumasan 2025. Event ini akan berlangsung selama dua hari pada 4–5 Oktober 2025, bertempat di Taman Kota Lama, Kecamatan Banyumas, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Acara ini mengangkat tema Special Edition: Parade Batik Nusantara yang diharapkan mampu menjadi ruang apresiasi budaya, kreativitas, sekaligus memperkuat identitas Banyumas di kancah nasional.
Peken Banyumasan tahun ini menghadirkan beragam kegiatan yang sarat nilai budaya lokal. Mulai dari Banyumasan Coffee Connection yang mempertemukan para pelaku kopi dengan pecinta kopi, hingga Banyumasan Makers Showcase yang menampilkan karya para kreator lokal dengan beragam produk kreatif khas Banyumas. Tidak ketinggalan, akan ada Local Market yang menyuguhkan aneka produk UMKM, kuliner tradisional, serta karya seni dan kriya asli daerah.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati rangkaian Banyumasan Experience Performance, yaitu pertunjukan seni dan budaya khas Banyumas seperti ebeg, pitutur budaya, hingga musik tradisional yang memperkaya suasana. Acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai kearifan lokal Banyumas.
Menariknya, Peken Banyumasan 2025 juga menghadirkan partisipasi dari berbagai komunitas kreatif, salah satunya adalah BIL Fest. Dalam acara ini, BIL Fest turut berkontribusi dengan membuka display serta bazar khusus Wayang Bebek Banyumas. Miniatur Wayang Bebek Banyumas yang unik dan sarat makna budaya akan dipamerkan sekaligus dijual kepada pengunjung. Kehadiran Wayang Bebek ini menjadi daya tarik tersendiri, sebab karya seni tersebut tidak hanya menyimpan nilai tradisi, tetapi juga menjadi media kreatif dalam memperkenalkan budaya Banyumas ke khalayak luas.
Dengan adanya kolaborasi antara Peken Banyumasan dan BIL Fest, diharapkan pengunjung tidak hanya mendapatkan pengalaman rekreatif, tetapi juga kesempatan membawa pulang karya budaya berupa miniatur Wayang Bebek Banyumas sebagai kenang-kenangan maupun koleksi berharga.
Acara ini juga didukung oleh berbagai komunitas, lembaga, serta akademisi yang peduli terhadap pelestarian budaya lokal. Taman Kota Lama dipilih sebagai lokasi karena memiliki nilai historis yang kuat, sehingga sangat sesuai untuk menjadi ruang publik yang menyatukan seni, budaya, serta interaksi masyarakat.
Peken Banyumasan bukan sekadar event biasa, melainkan sebuah ruang kolaborasi yang mempertemukan seni, budaya, ekonomi kreatif, dan masyarakat. Dengan mengusung parade batik nusantara sebagai edisi spesial, acara ini diyakini mampu menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah.
Bagi masyarakat Banyumas dan sekitarnya, Peken Banyumasan 2025 tentu menjadi momen istimewa untuk menikmati sajian budaya yang autentik, sekaligus mendukung perkembangan UMKM dan seniman lokal. Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan mampu menjadi magnet wisata budaya serta penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Banyumas.




