Denpasar – Pameran seni rupa bertajuk “Pulang ke Palung” resmi dibuka pada 25 Desember 2025 dan berlangsung hingga 2 Januari 2026 di Rumah Tanjung Bungkak (RTB), Denpasar, setiap pukul 13.00–20.00 WITA. Pameran ini merupakan bagian dari program MTN Lab: Residensi Denpasar hasil kolaborasi Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya dan Gurat Institute.
Pameran ini menghadirkan upaya pembacaan ulang terhadap tradisi—bukan sebagai warisan yang statis, melainkan sebagai proses hidup yang terus bergerak dan bernegosiasi dengan keadaan zaman. Bali dipilih sebagai lokus sekaligus medan refleksi, tempat tradisi berkelindan dengan realitas sosial, tubuh, ruang, hingga relasi manusia dan alam.
Sebanyak 10 kurator dan 30 seniman terlibat dalam pameran ini, merespons gagasan tersebut ke dalam empat sub-tema:
- Tradisi sebagai Ruang: Melampaui Rasa dan Waktu
- Di antara Jejak dan Tafsir: Tradisi yang Terus Dihidupi
- Jelajah Ruang Hidup, Relasi Tubuh, dan Bebunyian
- Homo-sentris: Kritik terhadap Manusia sebagai Pusat Segalanya.
Melalui beragam medium dan pendekatan artistik, pameran ini mengajak publik untuk “pulang” ke lapisan terdalam tradisi -palung- sebagai dasar pengetahuan, nilai, dan ingatan kolektif yang terus dimaknai ulang dalam konteks kekinian.
Pameran “Pulang ke Palung” merupakan bagian dari rangkaian Program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya bidang Seni Rupa, yang bertujuan menjaring, mengembangkan, dan mempromosikan talenta seni budaya Indonesia secara berkelanjutan, sekaligus membuka akses pengembangan kapasitas dan jejaring di tingkat nasional maupun global.
MTN Lab sebagai program inisiatif pemerintah berfungsi sebagai ruang penciptaan dan pengembangan karya melalui residensi, inkubasi, lokakarya, dan masterclass yang mendukung proses kreatif secara menyeluruh.
Pembukaan pameran ini disertai sambutan dari Luna Hapsari (peserta residensi), Dewa Gede Purwita (Gurat Institute), dan Vicky Rosalina (MTN).
Pameran ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang dialog kritis mengenai posisi dan masa depan tradisi dalam praktik seni rupa kontemporer.

Berikut daftar peserta MTN Lab Denpasar 2025:
Kurator:
Adriana Rambu Dedungara W. Ngailu (Kupang)
Ajeng Prasasti (Manado)
Annisa Fitri Yusuf (Pontianak)
Faizal Kalawa (Makassar)
Hamdan Tamimi (Banyuwangi)
I Kadek Wiradinata (Bali)
Luna Hapsari (Jakarta)
Rasman Maulana (Banyumas)
Namira Putri Imansa (Bali)
Rafsanjani (Maros)
Seniman:
Agus Ramantha (Bali)
Anak Agung Made Putra (Bali)
Derry Aderialtha Sembiring (Bali)
Divasio Putra Suryawan (Tulungagung)
Helmi Yusron (Jakarta)
I Gede Ari Widia Utama Pucangan (Bali)
I Kadek Agus Reka Biambara Putra (Bali)
I Made Ari Putra Artawan (Bali)
I Made Arsana (Bali)
I Wayan Agus Sudiarta Yadnya (Bali)
Ida Bagus Rekha Bayutha (Bali)
Ilham Gusti Syahadat (Bali)
Jenita Hilapok (Papua)
Krisna Jiwanggi Banyu (Bali)
Made Chandra Putra Adnya (Bali)
Made Virgie Avianthy (Bandung)
Muhamad Nur Hidayat (Bali)
Muhammad Affif (Bengkulu)
Muhammad Afrizal Romadhoni (Malang)
Muhammad Ferdy Ramadanur (Samarinda)
Ni Putu Kiti Muliadewi (Bali)
Nuraisah Maulida Adnani (Mataram)
Rama Indirawan (Bali)
Rivaldo Pramana Putra (Yogyakarta)
Saparul Anwar (Lombok Timur)
Surya Subratha (Bali)
Wangi Tafakkur (Papua)
Yosep Arizal (Yogyakarta)
Zakaria Pangaribuan (Pontianak)




