Mahasiswa KKN Kolaborasi UIN dan Posbindu Jatinegara Edukasi Lansia Cegah Penyakit Tidak Menular

KEBUMEN – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi 100 Universitas Islam Negeri Prof. K.H Saifuddin Zuhri menggelar sosialisasi pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Aula Balai Desa Jatinegara, Jumat pagi, (14/8/2026). Kegiatan yang berkolaborasi dengan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) setempat ini berfokus pada edukasi pencegahan hipertensi dan diabetes melitus sejak dini.

Acara diawali dengan sesi pematerian kesehatan yang dibawakan oleh dua mahasiswa KKN dari Universitas Islam Negeri (UIN). Salwa Durrotun Nashah dari UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan dan Anis Hidayah Agustiani dari UIN Prof KH Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Sosialisasi yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini menyampaikan bahaya serta langkah penanganan hipertensi dan konsumsi gula berlebih. Selain edukasi verbal, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi warga desa.

Bidan Posbindu Jatinegara, Dewi, mengapresiasi penyampaian materi oleh para mahasiswa KKN yang dinilai komunikatif. Ia menyebutkan bahwa materi disajikan secara santai dan tidak terkesan menggurui masyarakat setempat.

“Saya sudah lihat sosialisasinya bagus, penyajiannya juga bagus, tidak monoton dan terkesan santai,” ujar Dewi. Dewi menambahkan bahwa faktor gaya hidup saat ini memegang peranan lebih dominan dibanding faktor keturunan dalam memicu timbulnya penyakit tidak menular.

Dewi menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengatur pola makan dan asupan gizi anak-anak sejak usia balita. Pengawasan tersebut dinilai krusial guna mencegah anak-anak terbiasa mengonsumsi minuman manis instan secara berlebihan.

“Anak kecil sekarang gampang terpapar gula-gulaan, jadi mulai dari balita harus sudah menerapkan makan seimbang sesuai kebutuhan tubuhnya,” terang Dewi. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa kondisi psikologis dan pikiran dapat memicu timbulnya tekanan darah tinggi pada kelompok perempuan.

Koordinator Desa Kelompok KKN Kolaborasi 100 Jatinegara, Novandi Ali Akbar, menjelaskan bahwa persiapan program kolaborasi ini memakan waktu kurang dari dua minggu. Tahapan persiapan tersebut mencakup penyusunan konsep acara hingga pemetaan komunikasi dengan pihak pengelola Posbindu.

“Persiapan memang cukup mepet, kurang dari dua minggu, mulai pembuatan konsep kegiatan hingga menghubungi pihak terkait,” ujar Novandi. Meskipun sempat diwarnai sedikit kendala pada awal acara, Novandi bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

Novandi berharap sosialisasi ini mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat lanjut usia (lansia) agar menerapkan pola hidup yang lebih sehat. Di samping itu, ia mengimbau para orang tua untuk membatasi konsumsi makanan dan minuman kemasan instan pada anak-anak mereka.

Pengelola Posbindu mengonfirmasi bahwa pelayanan Posbindu di Desa Jatinegara telah berjalan rutin selama lebih dari tujuh tahun. Kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap hari Jum’at minggu kedua tersebut meliputi penimbangan berat badan, pengukuran lingkar perut, serta pengecekan kadar gula darah.

Pemeriksaan laboratorium sederhana dan pemberian obat juga disediakan sebagai bagian dari fasilitas layanan rutin bagi warga. Pemerintah Desa Jatinegara turut memberikan dukungan berkala melalui penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk peserta.

Respon positif turut disampaikan oleh salah satu lansia yang hadir sebagai peserta dalam layanan kesehatan terpadu tersebut. Titin, warga RT 04 RW 03 Romakebon, menyatakan bahwa pematerian yang disampaikan sangat membantu meningkatkan pemahaman kesehatan warga.

“Sangat bermanfaat dan sangat membantu, yang tadinya tidak tahu jadi tahu,” tutur Titin seusai mengikuti sesi sosialisasi. Ia mengaku kini menjadi lebih paham mengenai penyebab kenaikan tekanan darah dan pentingnya menjaga kebiasaan hidup sehat.

Melalui sosialisasi ini, kesadaran warga Desa Jatinegara terhadap ancaman Penyakit Tidak Menular diharapkan terus mengalami peningkatan yang signifikan. Sinergi antara mahasiswa KKN dan kader Posbindu menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat desa yang lebih sehat serta produktif.

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Redaksi Temenan

Kalau ada typo, itu bukan salah kami—itu seni. Kalau ada yang tersinggung, anggap aja efek samping membaca kebenaran dengan bumbu cabe rawit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *