Menghidupkan Imajinasi Lewat Ilustrasi: Pameran dan Buku Gajah, Harimau, dan Ikan Karya Sitor Situmorang

Seni dan sastra adalah dua bidang yang seringkali berjalan berdampingan, saling memperkaya, dan melahirkan pengalaman estetik yang mendalam bagi para penikmatnya. Hal ini tampak jelas dalam sebuah perhelatan budaya yang akan digelar pada awal Oktober 2025: Pameran Ilustrasi karya Salim Martowiredjo untuk buku cerita anak Gajah, Harimau, dan Ikan, yang ditulis oleh sastrawan besar Indonesia, Sitor Situmorang. Poster yang beredar menjadi undangan sekaligus pengingat bahwa karya sastra tidak hanya hadir dalam bentuk kata-kata, melainkan juga bisa hidup dalam rupa visual yang memikat.

Sitor Situmorang: Sastrawan Besar dari Sumatra

Sitor Situmorang (1924–2014) adalah salah satu tokoh sastra Indonesia modern yang namanya tidak pernah pudar dalam sejarah kesusastraan tanah air. Ia dikenal sebagai penyair, esais, sekaligus budayawan yang lahir di Harianboho, Sumatra Utara. Sitor tumbuh dalam lingkungan budaya Batak, tetapi karyanya mampu melampaui batas etnis dan menjangkau ruang nasional maupun internasional.

Sebagai penyair, Sitor sering dijuluki sebagai salah satu penulis angkatan 1945, meski karya-karyanya terus berkembang hingga dekade-dekade berikutnya. Puisinya terkenal karena gaya yang lirih, kontemplatif, serta kuat dalam menghadirkan imaji alam dan pengalaman manusia. Selain puisi, ia juga menulis cerita pendek, esai, hingga karya prosa yang sarat refleksi tentang kebudayaan, sejarah, dan kehidupan masyarakat Indonesia.

Kehadiran buku anak Gajah, Harimau, dan Ikan memperlihatkan sisi lain dari Sitor yang tak hanya berkutat pada sastra serius, melainkan juga memberikan kontribusi pada dunia bacaan anak. Dengan menggunakan kisah dari Sumatra, Sitor seakan mengajak generasi muda untuk mengenal akar budaya serta kekayaan fauna yang hidup di tanah leluhur.

Buku Gajah, Harimau, dan Ikan: Kisah dari Sumatra

Buku ini merupakan cerita anak yang ditulis oleh Sitor Situmorang dengan latar Sumatra, sebuah pulau yang kaya akan flora, fauna, dan legenda. Judulnya yang sederhana—Gajah, Harimau, dan Ikan—menyiratkan kehadiran tokoh-tokoh hewan yang dekat dengan kehidupan masyarakat sekaligus sarat makna simbolik.

Dalam poster tertera bahwa buku ini berukuran A4 dengan ketebalan 76 halaman, dicetak menggunakan hard cover, dan memakai kertas berkualitas jenis Brief Card. Buku ini akan menjadi cetakan pertama, sebuah momentum yang penting karena menghidupkan kembali karya Sitor dalam bentuk bacaan anak dengan sentuhan baru berupa ilustrasi. Kehadiran ilustrasi tersebut bukan sekadar pelengkap, melainkan juga penjelajah imajinasi yang menjadikan cerita lebih mudah dicerna anak-anak.

Selain itu, proses penerbitan buku ini juga disertai dengan program inden (pemesanan awal) yang berlangsung dari 23 September hingga 9 Oktober 2025, dengan potongan harga khusus. Strategi ini bukan hanya memperkenalkan buku kepada publik, tetapi juga menciptakan antusiasme kolektif untuk mendukung lahirnya karya literasi anak berkualitas di Indonesia.

Peran Ilustrasi Salim Martowiredjo

Salah satu yang membuat acara ini istimewa adalah keterlibatan Salim Martowiredjo, ilustrator berpengalaman yang menghadirkan gambar-gambar indah untuk buku ini. Melalui pameran ilustrasi yang digelar di Balai Budaya, Menteng, Jakarta Pusat, pengunjung dapat menyaksikan bagaimana teks Sitor Situmorang diterjemahkan ke dalam karya visual.

Ilustrasi Salim tampak detail, artistik, dan penuh kehidupan. Poster menampilkan beberapa contoh karyanya: gajah dengan belalai yang menjulang, panorama gunung, serta suasana alam Sumatra yang kuat. Semua itu seakan menghidupkan dunia cerita yang diciptakan Sitor. Pameran ini akan dibuka pada Kamis, 2 Oktober 2025 pukul 11.00 WIB oleh Bambang Bujono, seorang pengamat dan penulis seni rupa yang telah lama berkecimpung di dunia seni Indonesia.

Pameran berlangsung selama satu minggu, dari 2 hingga 9 Oktober 2025, pukul 10.00–21.00 WIB. Dengan durasi yang cukup panjang, pameran ini diharapkan menjadi ruang apresiasi bagi publik, khususnya anak-anak dan keluarga, untuk menikmati karya seni lintas medium—dari teks ke ilustrasi.

Perpaduan Sastra dan Seni Visual

Kolaborasi antara karya sastra Sitor Situmorang dan ilustrasi Salim Martowiredjo adalah contoh konkret bagaimana seni dapat memperluas jangkauan sebuah karya. Bagi anak-anak, ilustrasi berperan penting dalam menghubungkan teks dengan imajinasi, membantu mereka memahami alur cerita sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap dunia sekitar.

Bagi orang dewasa, buku ini bukan hanya sekadar bacaan anak, melainkan juga arsip budaya yang merepresentasikan kekayaan literasi Indonesia. Dengan menyajikan kisah dari Sumatra, buku ini ikut menjaga keberlanjutan tradisi lisan yang dahulu berkembang melalui dongeng, tetapi kini dituangkan dalam bentuk cetakan modern.

Pameran ilustrasi dan peluncuran buku ini menjadi bukti bahwa karya sastra dapat terus hidup dalam berbagai bentuk. Ia bisa menjelma dalam rupa buku anak, ilustrasi seni rupa, maupun pameran yang menghadirkan interaksi langsung antara seniman, sastrawan, dan masyarakat.

Pameran ilustrasi Gajah, Harimau, dan Ikan bukan sekadar undangan acara, tetapi juga simbol tentang betapa pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam melestarikan karya sastra Indonesia. Sitor Situmorang, melalui cerita anaknya, telah meninggalkan warisan yang berharga. Kini, warisan itu diperkaya melalui sentuhan visual Salim Martowiredjo dan diperkenalkan kembali kepada generasi baru.

Acara ini bukan hanya peristiwa seni, melainkan juga bagian dari upaya membangun literasi, imajinasi, dan kecintaan pada budaya Indonesia sejak dini. Dari Sumatra untuk Indonesia, Gajah, Harimau, dan Ikan adalah ajakan untuk terus merawat kisah, merawat seni, dan merawat jiwa bangsa.

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Redaksi Temenan

Kalau ada typo, itu bukan salah kami—itu seni. Kalau ada yang tersinggung, anggap aja efek samping membaca kebenaran dengan bumbu cabe rawit.

One thought on “Menghidupkan Imajinasi Lewat Ilustrasi: Pameran dan Buku Gajah, Harimau, dan Ikan Karya Sitor Situmorang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *