Kemendikdasmen dan MDMC Dirikan Tiga Sekolah Darurat bagi Penyintas Erupsi Lewotobi

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia bersama Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) PP Muhammadiyah sedang membangun tiga sekolah darurat untuk mendukung pendidikan anak-anak terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Fasilitas sementara ini ditempatkan di kawasan hunian sementara (huntara) Desa Konga, Kecamatan Titehena, yang kini menjadi lokasi penampungan ribuan warga dari sejumlah desa di sekitar area bencana.

Adapun unit sekolah yang sedang dikerjakan meliputi:

  • SDK Kemiri dengan total 7 ruang (6 kelas, satu ruang guru, dan dua toilet)
  • SDI Nobo yang terdiri atas 11 ruang (10 kelas, satu ruang guru, dan dua toilet)
  • SMP Negeri Satu Atap Nobo dengan 8 ruang (6 kelas, satu ruang guru, ruang laboratorium/perpustakaan, serta dua toilet)

Darmawan, perwakilan Tim Teknis Lapangan MDMC PP Muhammadiyah, menjelaskan bahwa proses pembangunan ditargetkan selesai pada awal Desember 2025 sesuai perencanaan dan kesepakatan kerja antara MDMC dan Kemendikdasmen. Ia menyampaikan pula bahwa pihak kementerian sudah melakukan kunjungan monitoring untuk melihat perkembangan di lapangan.

“Rencananya, peresmian nanti akan dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,” terangnya.

Menurut Darmawan, kecukupan material dan tenaga kerja menjadi alasan pihaknya yakin pembangunan dapat selesai tepat waktu. Ia berharap sekolah sementara ini segera dapat dimanfaatkan anak-anak, terlebih musim hujan sudah mulai berlangsung sehingga kondisi belajar di tenda menjadi semakin sulit.

Kehadiran fasilitas darurat ini diharapkan mampu menjamin keberlanjutan layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak penyintas. Data Kementerian menyebutkan terdapat sekitar 3.117 siswa dari 63 sekolah yang terdampak erupsi, yang mencakup jenjang TK, SD, hingga SMP. Sementara itu, sekitar 167 siswa sudah mengikuti pembelajaran di bangunan sementara yang telah tersedia.

Share sekarang, pahala belakangan!
Avatar photo

Redaksi Temenan

Kalau ada typo, itu bukan salah kami—itu seni. Kalau ada yang tersinggung, anggap aja efek samping membaca kebenaran dengan bumbu cabe rawit.

One thought on “Kemendikdasmen dan MDMC Dirikan Tiga Sekolah Darurat bagi Penyintas Erupsi Lewotobi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *