Algoritma angkat tangan saat berhadapan dengan mudik. Sebab algoritma masih belum mampu memberikan kepuasaan paling klimaks dari silaturahmi yang terjadi saat mudik.
Ada gesture. Ada sentuhan fisik. Ada intonasi ucapan. Ada fashion. Ada aksesoris. Dan, pastinya ada kamu… suit…. suit… suit….
Mudik mampu menghadirkan superior dan inferior seseorang secara utuh. Ajang pamer dan riya. Adu tingkatan kekuasaan.
Yang begituan bukan tipikal kamu. Jauh dari sikap itu. Iya, kan? Yes…
Bisa juga mudik menciptakan harmoni yang egaliter. Rendah hati. Sederhana. Empati. Simpati. Nah, yang beginian model kamu. Beneran, kan? Ehmm…
Itulah hasil gemblengan jiwa raga sebulan penuh Ramadhan. Mengelola nafsu. Mengekang kebatilan. Melecut kecenderungan pada kebenaran.
Mudik itu pulang ke rumah orang tua. Atau, orang yang dituakan dalam keluarga inti karena orang tua sudah tiada.
Lebaran tahun ini, 2026, yang mudik sekitar 143 juta orang. Termasuk kamu sekeluarga. Iya, kan?
Pergerakannya banyak cara. Yang naik mobil pribadi 76,24 juta orang. Naik sepeda motor 24,08 juta orang. Naik bus 23,34 juta orang. Naik kereta 50 juta orang. Naik kapal laut 3,2 juta orang. Numpak pesawat terbang 9 juta orang.
Modanya aman. Tersedia 31.345 unit bus. Daop 1 Jakarta menyiapkan 68 KA reguler, 18-20 KA tambahan per hari, serta 17 rangkaian kereta untuk mudik gratis Jateng. Juga disiapkan 254 kapal penyeberangan, 841 kapal motor (KM), serta 392 unit kapal terbang.
Semua siap mudik. Siap fisik. Juga siap uang. Diproyeksikan perputaran uang selama mudik tahun ini kisaran Rp148 – Rp417 triliun. Kamu pasti bawa banyak uang, ya? Asyikkkk….
Uang hasil nabung. Hasil pinjam. Kagak apa-apa hasil dari apapun, asalkan halal. Asal jangan dari korupsi. Karena bikin hati sekeras besi. Hati yang mati.
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS Al Baqarah: 183)
Salah satu bukti takwa adalah anti korupsi. Benci korupsi.
Bila sedang berpuasa tapi masih korupsi juga, berarti kamu teman Zalitun. Senang? Nanti dulu. Zalitun adalah iblis yang selalu mengajak manusia berbuat curang dalam berbisnis, termasuk korupsi. Iiihhhh….
Puasa Ramadhan sudah. Lebaran sudah. Sekarang kita bermaaf-maafan.
Tapi mohon maaf kagak ada tempat maaf buat koruptor. Kecuali mengembalikan dulu uang atau aset yang di korupsi pada yang berhak. Xixixixi….





